Minggu, 28 Mei 2017

HAKIKAT BAHASA




A.    Hakikat Bahasa

Bahasa adalah sebuah sistem simbol lisan yang arbitrer yang dipakai oleh anggota suatu masyarakat bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama.

Bahasa merupakan sebuah sistem yang bersifat sistematis. Selain bersifat sistematis, juga bersifat sistemis. Dengan sistematis maksudnya bahasa itu
tersusun menurut pola tertentu, tidak tersusun secara acak atau sembarangan.
Sistemis artinya sistem bahasa itu bukan merupakan suatu sistem tunggal,
melainkan terdiri dari sebuah subsistem, yakni subsistem fonologi, subsistem
morfologi, subsistem sintaksis, dan subsistem leksikon.

B.     Lambang bunyi bahasa dapat

digolongkan berdasarkan sifat-sifatnya, diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Lambang bunyi bahasa yang bersifat arbitrer. Artinya, hubungan antar
lambang dengan yang dilambangkannya tidak bersifat wajib, bisaberubah,
dan tidak dapat dijelaskan mengapa lambang tersebut mengonsepsi makna
tertentu.

2. Lambang bunyi bahasa bersifat konvensional. Artinya, setiap penutur suatu
bahasa akan mematuhi hubungan antara lambang dengan yang dilambangkannya.

3. Lambang bunyi bahasa itu bersifat produktif. Artinya, dengan sejumlah unsur
yang terbatas, namun dapat dibuat satu-satuan ujaran yang hampir tak
terbatas.

4. Lambang bunyi bahasa itu bersifat dinamis. Artinya, bahasa itu tidak terlepas
dari berbagai kemungkinan perubahan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Perubagan itu dapat terjadi pada tataran apa saja, baik pada tataran fonologi,
morfologi, sintaksis, semantik, dan leksikon. Yang tampak jelas biasanya
pada tataran leksikon. Pada setiap waktu mungkin saja ada kosakata baru 10
yang muncul, tetapi juga ada kosakata lama yang tenggelam, tidak digunakan
lagi.

5. Lambang bunyi bahasa itu sifatnya beragam. Artinya, meskipun sebuah bahasa mempunyai kaidah atau pola tertentu yang sama, namun karena bahasa itu digunakan oleh penutur yang heterogen yang mempunyai latar belakang sosial dan kebiasaan berbeda, maka bahasa itu menjadi beragam.

6. Lambang bahasa bersifat manusiawi. Artinya, bahasa sebagai alat komunikasi verbal hanya dimiliki manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar